Kebiasaan dan Makanan
Banyak orang yang menyukai kupu-kupu yang indah, akan tetapi sebaliknya jarang orang yang tidak merasa jijik pada ulat; padahal keduanya adalah makhluk yang sama. Semua jenis kupu-kupu dan ngengat melalui tahap-tahap hidup sebagai telur, ulat, kepompong, dan akhirnya bermetamorfosa menjadi kupu-kupu atau ngengat.
Ngengat beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat Ngengat (disambiguasi)
Kupu-kupu umumnya hidup dengan mengisap madu bunga (nektar/ sari kembang). Akan tetapi beberapa jenisnya menyukai cairan yang diisap dari buah-buahan yang jatuh di tanah dan membusuk, daging bangkai, kotoran burung, dan tanah basah.
Berbeda dengan kupu-kupu, ulat hidup terutama dengan memakan daun-daunan. Ulat-ulat ini sangat rakus, akan tetapi umumnya masing-masing jenis ulat berspesialisasi memakan daun dari jenis-jenis tumbuhan yang tertentu saja. Sehingga kehadiran suatu jenis kupu-kupu di suatu tempat, juga ditentukan oleh ketersediaan tumbuhan yang menjadi inang dari ulatnya Kupu-kupu dan Manusia
Kupu-kupu dan ngengat dikenal sebagai hewan penyerbuk, yang membantu bunga-bunga berkembang menjadi buah. Sehingga bagi petani, dan orang pada umumnya, kupu-kupu ini sangat bermanfaat.
Pada pihak yang lain, berjenis-jenis ulat diketahui sebagai hama yang rakus. Bukan hanya tanam-tanaman semusim yang dimangsanya, namun juga pohon buah-buahan dan pohon pada umumnya dapat habis digunduli daunnya oleh ulat dalam waktu yang relatif singkat. Banyak jenis ulat –terutama dari jenis-jenis ngengat– yang menjadi hama pertanian yang serius.
Untuk memanfaatkan keindahan beberapa jenisnya, kini orang mengembangkan peternakan kupu-kupu.
Rabu, 06 Mei 2009
Jumat, 12 Desember 2008
Satnya Perdamaian
"Sisi,sudah dengar kabar tentang Ratih?"tanya Kania pelan,saat menanti Bu Niken,wali kelas lima,masuk kelas."Tentang apa?"balas Sisi,juga pelan."Ratih akan pindah"bisik Kania.Sisi tertegun.Ratih akan pindah,"Kapan?"tanya Sisi bingung."Akhir minggu ini,"jelas Kania"Kau belum diberitahu?"Dengan muram,Sisi cuma menggeleng.Ratih tak akan memberitahu hal sepenting ini.Bahkan dia tak akan mengatakan sepatah kata pun padanya.Begitulah.Sudah seminggu ini Sisi dan Ratih tidak berbicara.
Sisi melewatkan hari itu dengan bermacam perasaan.Berkali-kali dia mencuri pandang ke arah Ratih.sialnya berkali-kali pula dia ketahuan sedang melirik Ratih.Tapi Sisi jadi tahu.Itu berarti Ratih juga sedang berusaha memperhatikan Sisi.kecemasan Sisi berlanjut sampai sore.ia cuma bergulung-gulung gelisah di tempat tidur.Segala kenangan tentang Ratih berlompatan.Ratih adalah sahabat yang paling dekat.Selalu bersama saat mengerjakan pe-er,jalan-jalan di toko buku,dan ke tempat lainnya.Tiba-tiba Sisi teringat sesuatu.diambilnya sebuah gelang manik-manik yang sangat manis di laci mejanya.
Sisi menghela nafas.gelang itu dibelinya bersama Ratih.Waktu itu Sisi ikut keluarga Ratih ke Yogyakarta.Di sana mereka jalan-jalan di Malioboro.Di salah satu toko,mereka berdua tertarik pada sebuah gelang."Bagaimana kalau kita beli sama-sama?"usul Sisi."boleh.Nanti kita pakai sama-sama,ya?"sambut Ratih bersemangat.Maka gelang itu sering dipakai sama-sama,meski tidak selalu.Tapi mereka selalu merawat gelang itu baik-baik.Meski akrab,kadang mereka bertengkar.Seperti saat ini.Diingatnya penyebab pertengkaran mereka seminggu yang lalu.Ratih marah padanya karena tempat pensil kesayangan hadiah ulang tahun dari sepupunya dijatuhkan Sisi.Tidak sengaja,tentu saja.Ratih marah karena ternyata tutupnya rusak.
Sisi sudah minta maaf dan berniat menggantinya,tapi Ratih masih saja marah.Sisi jadi ikut kesal,meski mengerti kemarahan Ratih.Biar tempat pensil itu diganti,rasanya akan berbeda dari yang diberikan sepupu Ratih.Akhirnya mereka diam-diaman.seminggu penuh.Sisi menghela nafas.Apakah saat ini Ratih juga sedang memegang gelang ini?pikir Sisi sedih.Apakah Ratih sedang mengingat dirinya?..........
Sisi melewatkan hari itu dengan bermacam perasaan.Berkali-kali dia mencuri pandang ke arah Ratih.sialnya berkali-kali pula dia ketahuan sedang melirik Ratih.Tapi Sisi jadi tahu.Itu berarti Ratih juga sedang berusaha memperhatikan Sisi.kecemasan Sisi berlanjut sampai sore.ia cuma bergulung-gulung gelisah di tempat tidur.Segala kenangan tentang Ratih berlompatan.Ratih adalah sahabat yang paling dekat.Selalu bersama saat mengerjakan pe-er,jalan-jalan di toko buku,dan ke tempat lainnya.Tiba-tiba Sisi teringat sesuatu.diambilnya sebuah gelang manik-manik yang sangat manis di laci mejanya.
Sisi menghela nafas.gelang itu dibelinya bersama Ratih.Waktu itu Sisi ikut keluarga Ratih ke Yogyakarta.Di sana mereka jalan-jalan di Malioboro.Di salah satu toko,mereka berdua tertarik pada sebuah gelang."Bagaimana kalau kita beli sama-sama?"usul Sisi."boleh.Nanti kita pakai sama-sama,ya?"sambut Ratih bersemangat.Maka gelang itu sering dipakai sama-sama,meski tidak selalu.Tapi mereka selalu merawat gelang itu baik-baik.Meski akrab,kadang mereka bertengkar.Seperti saat ini.Diingatnya penyebab pertengkaran mereka seminggu yang lalu.Ratih marah padanya karena tempat pensil kesayangan hadiah ulang tahun dari sepupunya dijatuhkan Sisi.Tidak sengaja,tentu saja.Ratih marah karena ternyata tutupnya rusak.
Sisi sudah minta maaf dan berniat menggantinya,tapi Ratih masih saja marah.Sisi jadi ikut kesal,meski mengerti kemarahan Ratih.Biar tempat pensil itu diganti,rasanya akan berbeda dari yang diberikan sepupu Ratih.Akhirnya mereka diam-diaman.seminggu penuh.Sisi menghela nafas.Apakah saat ini Ratih juga sedang memegang gelang ini?pikir Sisi sedih.Apakah Ratih sedang mengingat dirinya?..........
Senin, 17 November 2008
Langganan:
Komentar (Atom)
